Apa itu Araucaria

Araucaria merupakan spesies arboreal dari famili Araucariaceae yang telah dieksploitasi secara sembarangan selama beberapa tahun.

Araucaria (Araucaria angustifolia) adalah spesies pohon gymnospermae yang termasuk dalam famili Araucariaceae.

Araucária bisa mencapai ketinggian hingga 50 meter dan, setelah dewasa, menghadirkan mahkota yang memiliki bentuk mirip dengan cawan. Batangnya lurus dan hanya bercabang di bagian atas. Daun seperti jarum (acicles) berwarna hijau tua dan tidak rontok selama musim dingin. Selain itu, spesies ini memiliki kerucut, yang merupakan spesies bunga dari tanaman ini. Kerucut betina menerima nama kerucut pinus, tempat benih berkembang.

Spesies ini hidup sekitar 200 tahun, dengan produksi benih dimulai setelah tahun kedua puluh di habitat aslinya. Pohon asli Brasil ini, selama bertahun-tahun, menjadi sasaran eksploitasi tanpa pandang bulu dan, karena alasan ini, hari ini dianggap sebagai spesies yang terancam punah. Tanaman dapat digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk kerajinan tangan dan penggunaan obat.

Bijinya, juga dikenal sebagai kacang pinus, merupakan cadangan energi yang kaya, terutama terdiri dari pati, protein dan lemak. Ini banyak digunakan dalam makanan, baik untuk pria maupun untuk beberapa hewan liar dan domestik, seperti babi. Selain itu, secara tradisional digunakan untuk melawan mulas dan anemia. Daun dan kulit kayu juga digunakan dalam pengobatan tradisional.

Kayu tanaman ini memiliki warna kekuningan dan inti kayunya tidak jauh berbeda dengan gubalnya. Ini terutama digunakan untuk membuat kotak, bilah, pensil, kayu lapis, papan, korek api, papan resonansi piano, antara lain.

Selain penggunaan ini, araucaria juga dapat digunakan dalam produksi kertas, dan simpul pinus (segmen cabang yang tertanam di batang pohon) berfungsi sebagai pengganti batubara mineral. Damar pohon ini juga banyak digunakan di industri untuk memasok tar, minyak, dan zat lainnya. Araucaria juga dapat digunakan untuk reboisasi dan lansekap.