Apa itu baterai

Istilah baterai bisa merujuk pada suatu alat yang mampu menghasilkan energi listrik yang cukup untuk mengaktifkan benda lain seperti senter, handphone dan mobil, alat perkusi, atau juga digunakan untuk menyebut seperangkat alat masak.

Kata baterai berasal dari kata kerja Latin battuere yang berarti “memukul”.

Awalnya, kata baterai menunjukkan alat yang ditempa oleh pukulan kemudian, itu digunakan untuk menunjukkan satu set artileri dan pada akhir abad ke-18, Benjamin Franklin (1706-1790) menciptakan istilah baterai untuk merujuk pada “satu set unit terhubung yang mampu melepaskan daya “.

Baterai atau sel listrik

Baterai, disebut juga sel atau akumulator, adalah mekanisme satu atau lebih sel dengan 2 kutub atau elektroda yang bersentuhan dengan cairan konduktif (elektrolit) yang mampu menghasilkan energi listrik.

Baterai disebut sumber listrik karena menghasilkan energi listrik melalui energi kimiawi ion yang melewati kutub atau elektroda.

Elektroda mengandung sejumlah unit energi kimia yang dapat diubah menjadi energi listrik. Dalam pengertian ini, baterai yang dapat diisi ulang menggunakan bahan yang memungkinkan reaksi yang dapat dibalik untuk melepaskan baterai dan, pada gilirannya, mengakumulasi energi.

Ukuran, jumlah sel dan bahan baterai atau sel akan menentukan apakah jumlah gaya gerak listrik (diukur dalam volt) dan arus listrik (diukur dalam ampere) akan cukup untuk disalurkan ke objek untuk diisi dengan energi listrik.

Baterai dan Alessandro Volta

Ahli kimia Italia Alessandro Volta (1745-1827) adalah penemu tumpukan volta pertama, yang juga dikenal sebagai tumpukan Volta.

Pada tahun 1800, Alessandro Volta mempresentasikan di hadapan komunitas ilmiah sebuah mekanisme dengan 30 cakram tembaga dan seng yang dipisahkan oleh kain basah, yang akan menghasilkan arus searah.

Baterai mobil

Baterai di mobil bekerja dengan prinsip yang sama seperti baterai listrik di mainan, baterai litium di ponsel, atau di komputer.

Aki mobil terdiri dari 6 sel dari 2 set elektroda. Setiap sel menghasilkan daya 2 volt yang memberikan total 12 volt, energi listrik yang cukup untuk menghidupkan motor, fungsi utamanya dan terpenting.

Seperti semua baterai, elektroda atau kutub memiliki sisi positif dan negatif. Energi pelepasan yang positif sementara yang negatif mengakumulasikannya. Bahan yang menutupi sel umumnya adalah timbal dan timbal oksida, berkat konduktivitas listriknya.

Sebaliknya, sel direndam dalam 35% asam sulfat dan 65% air, yang merupakan elektrolit baterai, yaitu zat yang menghantarkan listrik.

Ilmuwan Prancis Gastón Planté (1834-1889) adalah penemu baterai pertama yang mampu mengisi ulang selnya melalui reaksi yang dapat dibalik. Baterai timbal-asamnya berasal dari tahun 1860.

Dengan cara ini, baterai yang ada di sebagian besar perangkat elektronik yang kita gunakan setiap hari, telah mengubah cara kita menggunakan energi dan teknologi.