Apa itu Bioetika

Bioetika adalah bidang interdisipliner yang secara terbuka membahas dan mengkritik standar etika di bidang kedokteran dan kesehatan.

Prinsip-prinsip yang ingin dibangun bioetika mencakup bidang praktis, serta bidang ilmiah, penelitian, dan kebijakan publik.

Bioetika memperhitungkan disiplin ilmu filsafat, teologi, sejarah, hukum, keperawatan, kebijakan kesehatan, humanisme medis, dan kedokteran.

Bioetika muncul untuk mendefinisikan dan memperjelas tujuan dan tujuan sebenarnya dari ilmu kehidupan dan kedokteran. Mencari jawaban atas nilai-nilai etika dalam penggunaan teknologi, dan praktiknya di bidang kedokteran dan kesehatan.

Tujuan utama biotik adalah untuk menawarkan para profesional di bidang kedokteran, biologi genetik, biokimia, dan biofisika:

  • disiplin,
  • orientasi etis,
  • struktur,
  • pendekatan interdisipliner, dan
  • klarifikasi.

Istilah bioetika pertama kali disebut oleh Fritz Jahr berkebangsaan Jerman pada tahun 1926 dalam karyanya Bio-Ethik.

Prinsip-prinsip bioetika

Karena pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, prinsip-prinsip bioetika terus ditinjau dan dibahas.

Sejauh ini, beberapa pedoman dan pertanyaan telah ditetapkan yang akan membantu mendefinisikan prinsip-prinsip bioetika. Dengan cara ini, perlindungan hak asasi manusia di bidang kedokteran dan kesehatan diupayakan, seperti:

  • Setiap pasien berhak mengetahui dan menolak perawatan atau prosedur yang diterapkan atau akan diterapkan.
  • Apa hak dan kewajiban profesional dan warga negara biasa? Apa prosedur yang benar untuk diikuti?
  • Hak masyarakat umum atas pengetahuan dan pemahaman dalam filsafat moral dan kemajuan ilmu pengetahuan di bidang kesehatan.
  • Diskusi dan debat terbuka tentang cara kita hidup dan mati, yang mencakup interaksi antara kehidupan manusia, sains, dan teknologi.
  • Jelaskan konsep rasa sakit, penderitaan, hak dan kewajiban dalam masalah medis.