Apa itu Depresiasi

Depresiasi adalah devaluasi, yaitu penurunan nilai atau harga sesuatu. Penurunan ini dapat dilihat dari perbandingan dengan nilai atau harga sebelumnya, atau dalam kaitannya dengan hal-hal lain yang sejenis.

Contoh: “Para ekonom berpendapat bahwa depresiasi mata uang akan berkontribusi pada peningkatan daya saing negara”, “Saya ingin menjual mobil sebelum depresiasi berlanjut”, “Hal terbaik tentang jenis investasi ini adalah depresiasi membutuhkan waktu terlalu lama untuk untuk tiba “.

Umumnya, depresiasi suatu produk berasal dari tiga penyebab: keausan yang disebabkan oleh penggunaannya, keusangan atau berlalunya waktu. Sebuah mobil kehilangan nilai (yaitu, ia terdepresiasi) seiring dengan bertambahnya jarak tempuh, karena penggunaan mempengaruhi kinerja dan kondisi suku cadang. Komputer, pada gilirannya, menjadi usang ketika model-model baru mulai bermunculan yang menawarkan operasi yang lebih efisien. Akhirnya, sebuah rumah menurunkan harga jualnya ketika sudah cukup tua.

Bagi ekonomi dan keuangan, depresiasi dapat dikaitkan dengan devaluasi, yaitu penurunan nilai nominal suatu mata uang terhadap mata uang asing. Hal ini dapat terjadi karena beberapa alasan, yang dapat disimpulkan dengan peningkatan permintaan mata uang asing dan penurunan permintaan mata uang lokal.

Mari kita lihat contoh: di awal tahun, untuk membeli satu dolar perlu menggunakan dua peso di negara X. Enam bulan kemudian, di negara yang sama itu, membeli satu dolar membutuhkan investasi tiga peso. Oleh karena itu, mata uang lokal (peso) terdepresiasi selama enam bulan tersebut.

Tinggalkan komentar