Apa itu Keunggulan kompetitif

Keunggulan kompetitif adalah kapasitas keunggulan yang disajikan perusahaan sehubungan dengan persaingannya. Melalui ini, perusahaan berhasil memposisikan dirinya lebih baik di pasar, dalam kaitannya dengan pesaingnya.

Keunggulan kompetitif perusahaan cenderung berasal dari manajemen biaya atau diferensiasi produk yang lebih baik, yaitu dengan menawarkan produk yang lebih baik. Misalnya, biaya tenaga kerja yang lebih rendah akan mengurangi harga akhir produk, yang berarti keunggulan kompetitif.

Suatu perusahaan dianggap memiliki keunggulan kompetitif apabila memiliki diferensiasi yang unik dan berkelanjutan dari kompetitornya di pasar. Diferensiasi ini memungkinkannya memiliki posisi superior di sektor tempatnya bersaing.

Karakteristik Keunggulan Kompetitif

Ciri-ciri utama keunggulan kompetitif adalah sebagai berikut:

  • Tanpa manajemen yang baik, tidak mungkin bisa dipertahankan dalam jangka panjang.
  • Itu haruslah kualitas yang menunjukkan keunggulan produk.
  • Mereka berorientasi pada pelanggan dan menghasilkan nilai bagi mereka.
  • Mereka cenderung terjadi karena biaya yang lebih rendah daripada persaingan atau karena diferensiasi produk.

Jenis keunggulan kompetitif

Kemungkinan pencapaian keunggulan kompetitif atas persaingan dapat dicapai terutama dengan 2 cara: biaya dan diferensiasi.

Untuk biaya.

Ketika sebuah perusahaan berhasil mengurangi biaya proses produksinya secara signifikan, ia dapat menawarkan produk dengan harga yang lebih rendah dan kualitas yang memadai.

Keunggulan kompetitif ini, karena mampu menawarkan produk yang sama dengan harga lebih rendah, memungkinkan perusahaan untuk memposisikan diri mereka dengan cara yang lebih baik dibandingkan dengan pesaing mereka.

Dengan diferensiasi.

Kondisi ini dicapai apabila barang yang dihasilkan menimbulkan kepercayaan dan prestise pada konsumen. Oleh karena itu, memungkinkan perusahaan memiliki keunggulan atas pesaingnya.

Keunggulan ini banyak terjadi pada merek komersial terkenal, yang belum tentu memiliki harga yang terjangkau. Sebaliknya, jika produknya mahal, maka akan lebih disukai konsumen. Misalnya Starbucks atau Apple.

Contoh keunggulan kompetitif

Mari kita lihat beberapa contoh untuk lebih memahami keunggulan kompetitif:

  • Produsen mobil Jepang: Pada 1980-an, ada pertarungan kuat di pasar mobil antara merek mobil Amerika dan Jepang. Hal ini terjadi karena merek Jepang dapat menawarkan kualitas kendaraan yang sama dengan harga yang lebih rendah, karena biaya tenaga kerja yang rendah, sebuah fakta yang menawarkan keunggulan kompetitif.
  • Apple: Perusahaan peralatan elektronik ini identik dengan kualitas dan keunggulan. Kliennya memilihnya daripada para pesaingnya karena diferensiasinya, karena produknya cenderung menghasilkan prestise pada klien.
  • Starbucks: Contoh lain dari keunggulan kompetitif dengan diferensiasi adalah kopi Starbucks, karena memberikan gengsi kepada pengguna yang mengkonsumsinya, yang memungkinkan pelanggannya untuk lebih memilihnya daripada kedai kopi lain.

Tinggalkan komentar