Apa itu Komensalisme

Komensalisme adalah nama yang diberikan untuk interaksi biologis antara dua spesies di mana satu makhluk hidup memperoleh manfaat dan yang lainnya tidak diuntungkan atau dirugikan.

Jenis interaksi antara makhluk hidup dipelajari melalui biologi dan ekologi, untuk memahami berbagai hubungan yang dimiliki makhluk hidup dan bagaimana mereka saling menguntungkan.

Kata komensalisme berasal dari bahasa Latin cum mesa, yang berarti “berbagi meja”.

Pada prinsipnya, sudah menjadi kebiasaan untuk menggunakan kata komensalisme untuk merujuk pada pemulung, yaitu mereka yang memakan sisa-sisa makanan yang ditinggalkan oleh hewan buruan lainnya.

Misalnya, hyena memakan sisa makanan yang ditinggalkan oleh hewan lain seperti singa.

Dalam hal ini, singa memakan hewan buruan dan sisa-sisa yang mereka tinggalkan menjadi makanan untuk hyena dan bahkan hewan lainnya.

Artinya, mereka mendapat manfaat dari berburu dan sisa makanan yang ditinggalkan oleh orang lain, tetapi hewan buruan tidak memperoleh manfaat apapun.

Jenis komensalisme

Komensalisme tidak hanya tentang manfaat nutrisi yang dapat diperoleh satu spesies dari spesies lain, tetapi juga tentang manfaat transportasi, akomodasi, atau penggunaan sumber daya.

Foresis.

Itu terjadi ketika satu spesies memanfaatkan spesies lain sebagai alat transportasi. Umumnya, makhluk hidup yang lebih kecil menggunakan yang jauh lebih besar sebagai transportasi, yang seringkali tidak diperhatikan.

Contoh paling umum adalah remoras yang mengaitkan hiu untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain.

Itu juga bisa terjadi antara tumbuhan dan hewan. Dalam hal ini, beberapa tumbuhan dapat menyebarkan bijinya melalui bulu hewan lain yang pernah bersentuhan dengannya.

Dalam hal ini, anjing atau kucing tidak mendapatkan keuntungan, selain kesenangan berjalan-jalan di ruang terbuka dan alami.

Metabiosis atau thanatocrecia.

Ini mengacu pada penggunaan zat, limbah atau kerangka spesies lain, yang dengannya hewan dapat diuntungkan baik untuk melindungi dirinya sendiri atau untuk memberi makan dirinya sendiri.

Misalnya, kelomang melindungi tubuhnya di cangkang siput yang kosong. Ada juga bakteri metanotrofik yang memakan metana yang dihasilkan oleh archaea metanogenik.

Contoh lainnya adalah kumbang kotoran, yang mendapat manfaat dari kotoran hewan lain.

Penyewaan.

Ketika suatu spesies (tumbuhan atau hewan) berlindung atau berlabuh di tempat lain, baik di dalam maupun di atasnya, untuk melindungi dirinya sendiri. Spesies yang memberikan perlindungan pada umumnya tidak mendapatkan keuntungan apapun.

Misalnya, burung membangun sarang di cabang-cabang pohon yang tinggi untuk melindungi telur atau anak-anaknya dan untuk melindungi diri mereka sendiri.

Kasus lainnya adalah burung pelatuk yang membuat lubang di batang pohon sebagai tempat berlindung.

Begitu pula berbagai spesies monyet yang hidup di dahan pohon untuk tujuan perlindungan dan karena makanan mereka tepatnya di dahan tempat mereka tinggal.