Apa itu Mikroprosesor

Mikroprosesor adalah sirkuit elektronik yang memproses energi yang diperlukan untuk perangkat elektronik di mana ia berfungsi, menjalankan perintah dan program dengan benar. Central Processing Unit (CPU) komputer adalah contoh mikroprosesor.

Komponen elektronik ini adalah bagian dari motherboard komputer dan dicirikan sebagai sirkuit terintegrasi dengan ribuan bahkan jutaan transistor.

Disebut mikro karena dalam bahasa Inggrisnya berarti “kecil”, dalam kaitannya dengan pentingnya fungsinya dalam suatu alat, kadang disamakan dengan otak dan hati manusia.

Fungsi mikroprosesor

Komponen elektronik ini bertanggung jawab untuk memproses dan menjalankan instruksi yang dikodekan dalam bilangan biner.

Mikroprosesor umumnya dikenal sebagai Central Processing Unit (CPU) dari perangkat elektronik yang berbeda, tetapi perangkat lain seperti hard drive juga mengandung prosesor.

Fungsi mikroprosesor begitu penting sehingga saat ini dianggap sebagai komponen elektronik paling berpengaruh dalam kehidupan manusia.

Pada tingkat ekonomi, ini adalah produk yang paling dikomersialkan di seluruh dunia dan, pada tingkat sosial, ini adalah objek yang paling banyak digunakan, hadir dalam berbagai perangkat dan komponen elektronik, serta komputer, ponsel, ponsel cerdas, dan tablet.

Karakteristik mikroprosesor

Berkat kemajuan teknologi dan ilmiah, saat ini mikroprosesor mampu menerima instruksi, mendekodekannya, mencari program yang kompatibel untuk mengeksekusinya, mengeksekusinya, menganalisis data dan menampilkan hasil proses tersebut dalam 1 detik atau kurang.

Mikroprosesor menggunakan logika yang sama dengan yang digunakan oleh Central Processing Unit (CPU) komputer digital, mereka bekerja dengan menjalankan operasi logis yang sangat sederhana seperti menambah, mengurangi, mengalikan dan membagi.

Mikroprosesor komputer adalah otaknya, karena ia bertugas memproses dan menjalankan fungsi yang diperlukan untuk menjalankan program yang ada di dalamnya.

Sambungan ribuan atau jutaan transistor elektronik tidak dilakukan secara sembarangan, karena agar dapat dipasang mereka memerlukan sambungan khusus yang terletak pada motherboard atau motherboard. Ini dikenal sebagai soket prosesor, karena pada awalnya dipasang ke papan dan tidak dapat diubah.

Jenis mikroprosesor

Mikroprosesor dapat dibedakan berdasarkan kecepatan internal dan eksternal, yang juga menentukan bit yang diproses per detik, serta kemampuan untuk mengakses memori dan repertoar instruksi dan program tingkat komputer yang dapat diproses.

Jenis mikroprosesor juga berbeda menurut pabrikan, dengan merek yang paling komersial adalah Intel, AMD dan Qualcomm.

Setiap jenis mikroprosesor memiliki model yang menunjukkan prototipe yang merupakan salinannya. Dalam pengertian ini, setiap model memiliki teknologi tertentu dan lebar bus data internal, yaitu panjang kata dalam bit (seperti kecepatan clock, yang diukur dalam Mhz).

Bagian dari mikroprosesor

Mikroprosesor terdiri dari register, unit kontrol, unit logika aritmatika (ALU) dan tergantung pada jenis mikroprosesor, mikroprosesor juga dapat berisi unit kalkulasi floating point.

Mikroprosesor adalah komponen penting dalam evolusi kemampuan komputer.

Evolusi mikroprosesor

Saat ini, ada berbagai macam mikroprosesor. Model dan merek paling terkenal adalah, misalnya, Intel Pentium Pro dari Intel, PowerPC 620 dari IBM, Motorola dan Apple, UltraSparc-II dari Sun Microsystems, dan Alpha 21164A dari Digital Equipment Corporation. Mereka semua memiliki lebih banyak transistor daripada mikroprosesor pertama yang semula dimiliki. Ini menikmati 5,5; 7; 5.4; dan 9,3 juta transistor masing-masing.

Pada tahun 1971, Intel merilis mikroprosesor komersial pertama yang dikenal sebagai Intel4004. Ini adalah pertama kalinya ribuan dan jutaan transistor elektronik dikumpulkan dalam sebuah chip, yang pertama adalah 4 bit, yang mampu melakukan 60.000 operasi per detik.

Pada tahun 1979, model Intel8008 8-bit kedua muncul, yang mampu menjalankan hingga 200.000 operasi per detik.