Apa itu Orografi

Orografi, disebut juga cabang Geografi Fisik yang menganalisis, mendeskripsikan, dan mengelompokkan bentuk-bentuk relief lahan. Demikian juga, orografi dapat merujuk pada kumpulan ketinggian dan pegunungan yang ada di suatu daerah, wilayah, atau negara. Kata tersebut terbentuk dari akar kata Yunani ὄρος (óros), yang dapat diterjemahkan sebagai ‘gunung’, dan sufiks “-grafi”, yang berarti ‘deskripsi’.

Orografi dalam pengertian ini merupakan bidang studi yang memberikan pengetahuan tentang kondisi dan keadaan relief lahan. Demikian pula, bertanggung jawab atas representasi kartografi orografi suatu daerah atau wilayah, yang memungkinkan kita untuk memvisualisasikan dan memahami kelegaannya ketika merencanakan pekerjaan infrastruktur, seperti jalan, rel kereta api, jembatan atau bendungan.

Dengan demikian, orografi menawarkan informasi yang sangat berguna tentang karakteristik tanah dan lapisan bawah tanah, serta sumber daya air, mineral, dan pertanian yang dimiliki suatu daerah. Dalam pengertian ini, berbagai disiplin ilmu, seperti pertanian, pertambangan, teknik, hidrografi, antara lain, menggunakan ilmu yang diberikan oleh orografi.

Di sisi lain, orografi juga mempengaruhi kondisi iklim daerah, mempengaruhi aspek seperti mendung, kecepatan angin atau intensitas dan lamanya curah hujan.

Orografi dan hidrografi

Orografi dan hidrografi terkait erat. Orografi adalah himpunan elevasi yang merupakan relief suatu wilayah, sedangkan hidrografi berkaitan dengan himpunan badan air yang ada di suatu wilayah. Orografi dalam pengertian ini menentukan aliran air, menghasilkan sungai, danau dan laguna yang diamati di permukaan, pada saat yang sama air mempengaruhi proses erosi permukaan bumi, membentuk dan memodifikasi lapisan luar. bumi, dan, dengan cara ini, juga menentukan orografi tempat.