Apa itu Pemasaran

Pemasaran adalah disiplin ilmu yang terdiri dari serangkaian strategi dan metode yang dikembangkan di sekitar promosi dan penjualan produk atau layanan. Kata marketing berasal dari bahasa Inggris, yang dalam bahasa kita diterjemahkan sebagai pemasaran.

Pemasaran mencakup studi dan analisis pasar dan konsumen. Selain itu juga mengevaluasi prosedur komersial mana yang paling direkomendasikan untuk menawarkan produk atau jasa, menarik perhatian konsumen dan mencapai loyalitas mereka terhadap merek atau perusahaan.

Menurut Philip Kotler, pakar Amerika, ekonom dan pemasaran, yang dipilih sebagai Pemimpin Pemikiran Pemasaran oleh Asosiasi Pemasaran Amerika, pemasaran adalah proses sosial dan administrasi.

Ini adalah proses sosial karena sekelompok orang yang membutuhkan dan ingin menawarkan dan bertukar produk dengan masyarakat ikut campur, dan ini bersifat administratif karena perlu untuk merencanakan, mengatur dan melaksanakan usulan dan gagasan yang berbeda untuk mencapai keberhasilan perusahaan.

Fungsi utama pemasaran pada prinsipnya adalah untuk menentukan apa yang diinginkan atau diinginkan masyarakat dan dari situ untuk mengembangkan produksi atau jasa. Dengan kata lain, pemasaran mempelajari kebutuhan konsumen dan kemudian memuaskannya secara efisien.

Sementara itu, profesional pemasaran yang disebut dengan marketeer bertugas melaksanakan berbagai tugas riset pasar, analisis ekonomi, studi komunikasi, antara lain, untuk menawarkan produk atau layanan berkualitas yang memenuhi kebutuhan konsumen.

Profesional pemasaran memfokuskan aktivitasnya pada serangkaian elemen yang dikenal sebagai 4P atau bauran pemasaran, produk atau layanan, titik penjualan atau distribusi, harga, dan promosi.

Bauran pemasaran merupakan pilar fundamental bagi perusahaan untuk mencapai tujuan bisnis dengan sedikit investasi dan profitabilitas yang lebih besar.

Untuk alasan ini, dalam administrasi sebuah perusahaan, pemasaran mencakup sekumpulan aktivitas seperti pembuatan, perencanaan dan pengembangan produk atau layanan, serta strategi penjualan di sekitar konsumen.

Dalam pengertian ini, pentingnya rencana pemasaran terletak pada kemungkinan untuk mengidentifikasi bagaimana titik kuat dapat dimaksimalkan dan titik lemah dilampaui, mengamati ancaman dan peluang, membantu menyusun strategi untuk mencapai tujuan yang dimaksudkan dan mengendalikan tingkat implementasi fase yang berbeda untuk diikuti.

Karenanya, pemasaran dapat digunakan di berbagai bidang bisnis seperti pemasaran pariwisata, pemasaran sosial, pemasaran olahraga, pemasaran politik, dan lain-lain.

Tujuan pemasaran

Pemasaran memiliki tujuan utama:

  • Tingkatkan konsumsi produk atau layanan.
  • Memperluas visibilitas produk atau layanan.
  • Memenuhi kebutuhan konsumen.
  • Mendidik pasar.
  • Ciptakan dan perkuat hubungan dengan konsumen.

Pemasaran digital

Dengan jangkauan yang disediakan oleh internet dan perluasan jejaring sosial, konsep pemasaran 3.0 muncul, di mana pendekatan dicari dengan konsumen dan pelanggan dengan memantau opini tentang produk dan layanan yang ditawarkan oleh perusahaan.

Pada gilirannya, pemasaran digital adalah penerapan strategi pemasaran suatu produk dan layanan di berbagai media digital.

Pemasaran digital mencakup komunikasi, hubungan masyarakat, dan periklanan, yaitu mencakup semua jenis strategi untuk suatu produk atau layanan di media mana pun. Strategi pemasaran dengan media digital dalam format internet umumnya dilakukan dengan periklanan digital.

Pemasaran sosial

Pemasaran sosial adalah penerapan teknik pemasaran komersial yang berbeda untuk membujuk atau meyakinkan orang untuk mengadopsi perilaku yang menguntungkan masyarakat dan untuk keuntungan mereka sendiri.

Oleh karena itu, terlihat adanya perusahaan-perusahaan dari sektor publik dan swasta yang berpartisipasi secara bersama-sama dalam program-program sosial untuk mencari kesejahteraan masyarakat atau masyarakat.

Pemasaran viral

Viral marketing, seperti yang tersirat dari namanya, menerapkan teknik pemasaran untuk menjelajahi berbagai jejaring sosial dan, dengan cara ini, menghasilkan penyebaran terbesar produk atau layanan, serta pengenalannya.

Selain itu, pemasaran viral dapat dilakukan dengan berbagai cara transmisi seperti: dari mulut ke mulut, email, program messenger, dan lain-lain.

Viral marketing berusaha membuat orang berbagi konten yang menyenangkan dan menarik. Teknik ini sering disponsori oleh merek yang berupaya membangun pengetahuan tentang produk atau layanan, dan menggunakan berbagai alat seperti: klip video, permainan flash interaktif, gambar, dan lain-lain.

Pemasaran relasional

Pemasaran relasional adalah sistem interaktif yang menggunakan satu atau lebih cara untuk mendapatkan respons dari audiensnya, yang bertujuan untuk loyalitas mereka.

Sebagian besar perusahaan menggunakan teknologi informasi untuk mendapatkan loyalitas pelanggan, strategi yang paling banyak digunakan adalah CRM (Customer Relationship Management).

Pemasaran langsung

Pemasaran langsung mengacu pada hubungan langsung yang berbeda dengan konsumen untuk mendapatkan tanggapan atau tindakan segera.

Di antara teknik yang paling banyak digunakan oleh perusahaan untuk meningkatkan strategi pemasaran langsung adalah: email, telemarketing, penjualan langsung, iklan langsung, pemasaran SMS, dan lain-lain.

Pemasaran gerilya

Pemasaran gerilya adalah serangkaian strategi dan teknik pemasaran berbiaya rendah dan tidak konvensional yang digunakan untuk mencapai suatu tujuan. Istilah gerilya diciptakan oleh Jay Conrad Levinson dan dipopulerkan pada tahun 1984.

Guerrilla marketing umumnya digunakan oleh usaha kecil melalui cara-cara seperti poster, halaman web, pelaku, kelompok orang, email, tanpa mengesampingkan kecerdikan dan kreativitas dalam pesan yang ingin disampaikan kepada publik.