Apa itu Pengambilan keputusan

Pengambilan keputusan adalah proses pemilihan alternatif yang paling memungkinkan untuk mencapai tujuan tertentu.

Pengambilan keputusan hadir hari demi hari di perusahaan atau organisasi, baik besar maupun kecil, dan oleh karena itu penting untuk mengidentifikasi prosesnya.

Proses Pengambilan Keputusan

Selama pengambilan keputusan, 4 proses berbeda diidentifikasi: kecerdasan, desain, seleksi, dan tinjauan.

Langkah-langkah pengambilan keputusan.

  • Intelegensia: menentukan batasan dan batasan yang akan dipecahkan, mengidentifikasi faktor dan masalah.
  • Desain: pengembangan jalannya tindakan dan evaluasi alternatif yang akan dilakukan.
  • Seleksi: pilih alternatif terbaik dan terapkan.
  • Review: periksa apakah alternatif yang dipilih telah menyelesaikan masalah atau tidak.

Jenis keputusan

Ada berbagai jenis keputusan:

  • Keputusan individu: yang terjadi pada tingkat pribadi dan umumnya mudah diselesaikan, karena dapat diselesaikan dengan pengalaman yang dimiliki individu.
  • Keputusan manajerial: keputusan tingkat eksekutif yang membutuhkan nasihat dan bimbingan.
    Keputusan yang dapat diprogram: keputusan yang dibuat mengikuti aturan atau parameter yang direncanakan sebelumnya.
  • Keputusan dalam kondisi pasti: keputusan yang dibuat dengan kepastian lengkap, dalam situasi yang dapat diprediksi.
  • Keputusan dalam kondisi ketidakpastian: keputusan dibuat ketika tidak ada kepastian atau informasi yang memadai, untuk itu disarankan menggunakan teknik kuantitatif.
  • Keputusan rutin: keputusan yang dibuat lebih sering, bahkan setiap hari.

Pentingnya pengambilan keputusan

Keputusan kecil, menengah dan besar biasanya dilakukan setiap hari, oleh karena itu penting untuk mengetahui proses pengambilan keputusan yang tidak disadari dan untuk dapat melakukannya dengan cara yang tertib dan efisien.

Dalam sebuah organisasi, pengambilan keputusan akan menentukan arahnya dan akan berdampak pada keuntungan, kegunaan produk, tenaga kerja, dan lain-lain.

Tinggalkan komentar