Apa itu Propaganda

Propaganda dikenal sebagai seperangkat cara, metode, dan teknik yang melaluinya sebuah pesan disebarluaskan, disebarluaskan, atau disebarluaskan dengan tujuan menarik pengikut atau pengikut karena tujuannya atau memengaruhi perilaku orang.

Dengan demikian, propaganda telah digunakan terutama untuk tujuan politik, agama, sosial, atau bahkan militer sepanjang sejarah. Ini adalah senjata penting perjuangan ideologis yang menggunakan semua media yang ada dalam jangkauannya, dari yang tradisional hingga yang non-tradisional. Ini sangat berbeda dari iklan.

Propaganda bertanggung jawab untuk menyampaikan pesan (doktrin, opini, ide, dll.) Untuk membujuk atau meyakinkan orang tentang suatu topik atau masalah, sehingga mereka menjadi sadar atau peka tentangnya.

Oleh karena itu, kami dapat mengatakan bahwa ia tidak berusaha untuk menyampaikan kebenaran tentang suatu masalah, melainkan untuk membujuk para pendengarnya. Tujuan utamanya adalah untuk mendorong opini umum, untuk mempengaruhi nilai-nilai penduduk, karena itu pada dasarnya memiliki tujuan moral.

Saat ini, iklan digunakan terutama selama kampanye pemilu untuk memikat pemilih dengan opsi yang disajikan kepada mereka sebagai yang terbaik. Di masa perang, itu dapat digunakan baik untuk menggerakkan warga negara untuk melayani bangsanya dan untuk mengobarkan sentimen patriotik dari populasi umum.

Rezim totaliter atau fasis, seperti Komunisme Soviet atau Nazisme Jerman, menggunakan perangkat propaganda yang intens pada saat itu untuk mempertahankan opini publik yang menguntungkan rezim tersebut.

Demikian pula, propaganda juga dapat digunakan untuk membahas topik lain yang sangat penting, seperti kesadaran lingkungan, perang melawan narkoba, alkohol dan tembakau, atau melawan diskriminasi dari semua jenisnya: ras, etnis atau seksual.

Kata propaganda, yang berasal dari bahasa Latin modern, berasal dari ungkapan Congregatio de propaganda fide, yang berarti ‘kongregasi untuk penyebaran iman’, yang merupakan nama kongregasi yang bertanggung jawab atas misi evangelisasi Gereja Katolik, Gereja Katolik yang didirikan pada tahun 1622.

Oleh karena itu, kita juga dapat merujuk pada kongregasi tersebut sebagai propaganda, atau bahwa, dalam pengertian yang lebih umum, kita dapat merujuk pada asosiasi apa pun yang bertujuan untuk menyebarkan doktrin atau pendapat.

Propaganda dan publisitas

Propaganda dan periklanan, dikenal dua metode untuk mengkomunikasikan, mengirimkan, dan menyebarkan pesan yang dimaksudkan untuk membujuk audiens Anda tentang sesuatu, memancing reaksi di dalamnya, atau mengubah perilaku.

Mereka berbeda dalam satu aspek penting: sementara periklanan terutama mengejar tujuan komersial (menjual produk, memposisikan merek atau pesan, dll.), Propaganda, di sisi lain, mentransmisikan pesannya untuk tujuan politik atau agama. Jadi, meskipun iklan berupaya memengaruhi keputusan konsumen, propaganda berupaya memengaruhi aspek moral.

Oleh karena itu, iklan dan propaganda bukanlah sinonim yang tepat dan, terutama dalam konteks bahasa khusus, mudah untuk membedakannya.