Apa itu Sitoskeleton dan fungsinya

Sel tumbuhan, seperti sel hewan, memiliki sitoskeleton. Sitoskeleton adalah komponen seluler yang terdiri dari serangkaian “perancah” molekuler yang melintasi sel dan mengatur semua komponen internal sitosol. Sitoskeleton berfungsi dalam pergerakan vesikel, dalam pengangkutan zat dan molekul melalui sel, dan juga dalam penataan dan dukungan sel.

Sitoskeleton ini terdiri dari filamen protein yang disebut aktin-F dan mikrotubulus, yang merupakan polimer dari protein lain yang dikenal sebagai tubulin.

Apa itu Sitoskeleton?

Sitoskeleton adalah struktur berserabut yang dibentuk oleh serat protein dan terdapat dalam sel eukariotik.

Struktur

Sitoskeleton adalah struktur dinamis yang ada di dalam sitoplasma sel. Ini menyerupai jaringan, yang terdiri dari mikrotubulus dan mikrofilamen (perantara dan aktin) yang terdiri dari protein.

Dalam mikrotubulus kita menemukan protein yang disebut tubulin. Struktur ini adalah yang terbesar dan paling tebal yang menyusun sitoskeleton, menjadi panjang, kokoh, dan berlubang.

Dalam filamen aktin (atau mikrofilamen), kita menemukan aktin itu sendiri dan protein lain yang terikat padanya. Mereka adalah struktur yang lebih tipis dan lebih fleksibel yang berpartisipasi dalam pergerakan sel.

Akhirnya, di filamen perantara kami menemukan beberapa protein berserat yang bertanggung jawab atas stabilitas jaringan seluler.

Fungsi sitoskeleton

Fungsi utama sitoskeleton adalah memberikan dukungan dan ketahanan. Selain itu, ini terkait dengan pergerakan sel, karena membantu dalam penggerak sel, misalnya amuba (gerakan amuba).

Protein yang ada dalam mikrotubulus bertanggung jawab untuk organisasi sel dan pembentukan silia dan flagela.

Mengenai pergerakan intraseluler (di dalam sel), sitoskeleton berpartisipasi dalam pengangkutan organel di dalam sitoplasma.

Dari segi fungsinya menyerupai tulang dan otot tubuh karena berkaitan dengan perpindahan dan kontraksi otot. Dengan kata lain, ini adalah “kerangka sel”.

Dengan cara ini, sitoskeleton berkolaborasi dengan bentuk sel, pengangkutan zat, dan organisasi organel yang ada di dalam sel.